Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi Kabupaten Grobogan

Petugas dari Satnarkoba dan Ur Dokkes Polres Grobogan tengah memeriksa urine awak bus dan pedagang asongan di terminal Induk Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 Grobogan – Puluhan awak bus dan para pedagang asongan di terminal induk Purwodadi, mengikuti kegiatan tes urine, Selasa (14/6/2016). Sedikitnya ada sekitar 25 orang yang ikut diambil sampel urinenya guna dites petugas dari Satnarkoba dan Ur Dokkes Polres Grobogan.Dari pemeriksaan yang dilakukan, hasilnya semua negatif. Artinya, tidak ada satupun yang terindikasi mengonsumsi barang terlarang. Baik awak bus maupun pedagang asongan.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Nur Cahyo menyatakan, selain kondisi kendaraan, faktor manusia juga punya pengaruh besar dalam kasus kecelakaan lalu lintas.

Oleh sebab itu, para pengemudi perlu dites urine untuk memastikan kalau kondisi mereka aman dan layak untuk mengemudikan kendaraan.

“Pelaksanaan tes urine ini merupakan upaya pencegahan terjadinya kecelakaan. Melalui kegiatan ini kita bisa memastikan kalau kondisi awak bus, khususnya sopir benar-benar aman untuk mengemudikan kendaraan,” katanya.

Ditambahkan, sejauh ini masih cukup banyak kasus kecelakaan di Grobogan yang melibatkan kendaraan umum. Pada tahun 2014 lalu, ada 37 kasus kecelakaan yang melibatkan kendaraan umum. Sementara pada tahun 2015 ini angka kecelakaan yang melibatkan kendaraan umum turun jadi 20 kasus.

Sementara itu, Kepala Terminal Induk Suparna mengatakn, pihaknya sangat mendukung adanya kegiatan pemeriksaan urine buat awak bus dan pedagang asongan tersebut.“Selain untuk keselamatan, tindakan tersebut dinilai merupakan upaya untuk mencegah adanya peredaran dan pemakaian narkoba,” ujar Suparna.